Holcim Segera Operasikan Fasilitas Penggilingan Semen Tuban 1 dan terus memberikan solusi bernilai tambah bagi konsumennya.

4 Desember 2013
 

Jakarta (4/12) – Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika berpengaruh besar pada sektor industri secara keseluruhan. Direktur Komersial Holcim Indonesia, Jan Kunigk mengatakan, bahwa industri padat modal dengan biaya dalam bentuk denominasi Dolar Amerika akan mengalami kenaikan biaya. Tentunya, kenaikan biaya ini juga akan berdampak pada konsumen dalam bentuk kenaikan harga jual.

 

Nilai tukar Rupiah baru-baru ini yang melemah hingga 20% terhadap Dolar Amerika, merupakan bentuk reaksi terhadap defisit transaksi berjalan, memicu tingginya permintaan Dolar Amerika karena repatriasi dan kewajiban pembayaran hutang luar negeri, serta faktor eksternal dari kekhawatiran sebagian pelaku pasar terhadap potensi pengurangan stimulus bank sentral Amerika. Ditambah lagi, tingkat inflasi hingga November telah mencapai sekitar 8.3%.

 

Lebih lanjut Kunigk mengatakan, “Holcim Indonesia mengalami kenaikan biaya yang signifikan  untuk biaya iklan, distribusi, energi, dan upah di tahun 2013. Biaya keuangan untuk perluasan Tuban juga mengalami peningkatan karena naiknya suku bunga bank dan depresiasi rupiah dari pinjaman luar negeri.”

 

Untuk mengurangi dampaknya, Holcim Indonesia terus menjalankan program internal untuk penghematan biaya seperti penghematan energi, sambil terus memberikan solusi bernilai tambah bagi konsumen dengan tetap menjaga kualitas demi mempertahankan produk Holcim tetap kompetitif. Program-program tersebut membantu perusahaan mengurangi dampak kenaikan biaya hingga ke pihak konsumen. Namun tidak semua dapat dihilangkan, jelas Kunigk. “Holcim telah memperkirakan adanya kenaikan harga jual seperti yang sudah dilakukan baru-baru ini di berbagai industri untuk merespon melemahnya Rupiah dan kenaikan biaya karena inflasi di tahun 2013 dan 2014. Di tahun 2014 mendatang, perusahaan berharap  tingkat inflasi dapat berkisar antara 7.0-7.5%” tambah Kunigk.   

 

Proyeksi Pasar dan Kebutuhan Perumahan Kelas Menengah Yang Terus Meningkat.

 

Kebutuhan perumahan masih menjadi faktor utama dari permintaan pasar semen – dengan adanya tambahan 800,000 rumah yang dibutuhkan setiap tahunnya, sementara tingkat kredit kepemilikan rumah (KPR) terhadap PDB masih rendah, melemahnya pertumbuhan kredit yang diakibatkan tingginya suku bunga, dan kondisi dengan tingkat inflasi yang tinggi akan berpotensi mengurangi permintaan. Pertumbuhan kredit pada sembilan bulan pertama di tahun 2013 mencapai 23%, tapi Bank Indonesia berusaha memperlambat hingga 18-20% mencapai kisaran 15-17% pada tahun 2014. Ketentuan uang muka sebesar 30% dari Bank Indonesia untuk pinjaman kepemilikan rumah menjadi salah satu faktor yang patut dipertimbangkan dalam memperlambat pembangunan perumahan, sementara harga apartemen perkotaan tetap bertahan karena permintaan investasi properti masih meningkat ditengah kondisi melemahnya Rupiah saat ini.

 

Industri Semen dan sektor konstruksi dalam jangka menengah memiliki prospek yang cerah. Secara umum mengindikasikan pergantian Pemerintah di semester kedua tahun 2014, diperkirakan tidak akan berdampak banyak pada kebijakan pokok makro ekonomi. Kebutuhan perumahan akan tetap ada, keputusan Pemerintah untuk  mengatasi inflasi patut diacungi jempol, dan Indonesia tetap berada dalam tingkat investasi (investment grade) seperti yang dikeluarkan oleh Moody’s and Fitch. Perbandingan hutang negara terhadap PDB tetap berada di kisaran 25%, ini merupakan pondasi yang kuat untuk pertumbuhan.

 

Kunigk menjelaskan, “Holcim Indonesia sudah mulai mengoperasikan fasilitas penggilingan semen Tuban 1 di Jawa Timur saat ini. Dengan adanya Tuban 1, perusahaan akan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di Jawa Timur dan pasar di luar Pulau serta mampu menjamin ketersediaan pasokan barang. Kami menargetkan peningkatan pangsa pasar untuk area-area tersebut.”

 

Ia menambahkan bahwa Holcim sebagai produk semen premium, lebih mengutamakan untuk memberikan solusi bernilai tambah bagi konsumen, yang dapat lebih memperkuat posisi kompetitif Holcim. “Sebagai produk semen premium, kami terus memberikan nilai tambah bagi para pelanggan seperti misalnya kelancaran pengiriman yang tepat waktu, jaminan ketersediaan pasokan, serta solusi-solusi inovatif seperti; armada MiniMix – untuk menjangkau beragam daerah perumahan, waralaba Solusi Rumah – untuk pengembang dan kontraktor, dan SpeedCrete – beton untuk perbaikan jalan dalam waktu yang sangat singkat serta kualitas yang terjamin”, jelas Kunigk.

 

“Karena itulah, kami yakin para pelanggan akan terus memilih Holcim”, tutupnya

 

Tentang  PT Holcim Indonesia Tbk

 

PT Holcim Indonesia Tbk  (Holcim Indonesia) adalah sebuah perusahaan publik Indonesia dimana mayoritas sahamnya (86,35%) dimiliki dan dikelola oleh Holcim Group, yang berbasis di Swiss, produsen semen terbesar di dunia dengan total lebih dari 85,000 karyawan dan kapasitas produksi di lebih dari 70 negara mencapai lebih dari 170 juta ton semen.

 

Sebagai salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia, PT Holcim Indonesia Tbk menjalankan usaha yang terintegrasi terdiri dari semen, beton siap pakai, dan produksi agregat. Perusahaan mengoperasikan tiga pabrik semen masing-masing di Narogong, Jawa Barat,  di Cilacap, Jawa Tengah, Tuban 1 di Jawa Timur dan fasilitas penggilingan semen di Ciwandan, Banten dengan total kapasitas  gabungan per tahun 11 juta ton semen, dan mempekerjakan lebih dari 2,500 orang.

 

PT Holcim Indonesia Tbk saat ini mengoperasikan jaringan penyedia bahan bangunan terbesar di dalam negeri, yang mencakup distributor khusus, toko bangunan, ahli bangunan binaan Holcim dan gerai Solusi Rumah - di gerai ini pelanggan dapat memperoleh beragam rancang-bangun rumah, memilih bahan bangunan, berkonsultasi dengan pakar konstruksi dan mengajukan kredit pemilikan rumah. Semua kemudahan tersebut dapat diperoleh di satu tempat.

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Rusli Setiawan Diah Sasanawati (Anna)
Relationship Management Director Corporate Communications Manager
PT Holcim Indonesia Tbk PT Holcim Indonesia Tbk
Mobile: 0811 860375 Telepon: +62 21 29861000 ext 8361
  Mobile: 0813 81818554
e-mail: rusli.setiawan@holcim.com e-mail: diah.sasanawati@holcim.com
website: www.holcim.co.id website: www.holcim.co.id