Laporan Kinerja PT Holcim Indonesia Tbk Periode Sembilan Bulan Tahun 2013

1 November 2013
 

Pabrik baru Holcim mulai beroperasi bulan ini.

 

Pasar jangka pendek berubah, Holcim optimis capai pertumbuhan jangka menengah.

Jakarta, 1 November, 2013 -  Holcim Indonesia mengumumkan hasil kinerja periode sembilan bulan pertama tahun 2013 (tidak diaudit) sebagai berikut:

 

Ikhtisar perbandingan: Hasil Kinerja Sembilan Bulan Tahun 2013 (tidak diaudit)

Rp milyar (kecuali persentase marjin dan keuntungan per lembar saham dalam Rupiah) Sembilan bulan hingga 30 Sept 2013
(
tidak diaudit)
Sembilan bulan hingga 30 Sept 2012
(
tidak diaudit)
Penjualan 6,873 6,515
Laba kotor 2,271 2,287
Marjin laba kotor 33% 35%
Operating EBITDA 1,785 1,836
Total pendapatan keseluruhan 640    938
Keuntungan per lembar saham 78 119

 

Kondisi perdagangan

Presiden Direktur, Eamon Ginley menyatakan bahwa adanya kenaikan pendapatan yang hanya 5.5% pada periode sembilan bulan pertama tahun 2013 menjadi Rp 6,873 miliar, merupakan indikasi melambatnya pertumbuhan di sektor konstruksi dari yang diharapkan, namun tetap positif sesuai perkiraan perusahaan dengan akan beroperasinya pabrik baru secara penuh pada tahun 2014 mendatang.

Melambatnya pertumbuhan sektor konstruksi tahun ini seiring dengan kenaikan kapasitas produksi semen nasional  yang substansial yaitu 5 juta ton sejak awal tahun. Sementara kapasitas produksi semen nasional naik 9% menjadi 59 juta ton untuk tahun 2013, penjualan semen nasional pada periode sembilan bulan pertama tahun ini mengalami peningkatan sebesar 5.3% menjadi 41.6 juta ton.  Penyesuaian pada pasar di sektor perumahan dengan adanya kebijakan Bank Indonesia terhadap setoran hipotek, terbukti efektif menurunkan tingkat pembelian spekulatif pada perumahan dan apartemen, yang juga berdampak pada permintaan secara keseluruhan di sektor perumahan. Walaupun realisasi belanja infrastruktur lambat, proyek-proyek komersial tetap berjalan. “Secara umum, kinerja perusahaan sudah sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan harga juga sudah mengalami penyesuaian, hal ini berkontribusi pada kekuatan merk kami dan efektifitas distribusi barang”, ucap Ginley. “Kami berupaya terus meraih keuntungan dengan memperluas jaringan diluar pasar Pulau Jawa, sambil terus fokus pada pasar utama kami di Pulau Jawa. Di segmen proyek infrastruktur dan proyek besar yang menyerap semen curah sebanyak 20% dari total kebutuhan semen, Holcim telah mencatatkan pertumbuhan melalui unit bisnis beton siap pakai yang meningkat 29% menjadi Rp 1,111 miliar, dan 16% pertumbuhan dari sisi volume sehingga total pengiriman mencapai 1.3 juta meter kubik”, tambahnya lagi.

 “Kami optimis akan mencapai pertumbuhan jangka menengah yang baik ditengah masa-masa seperti ini,” tegas Ginley.  Pada tahun 2014 mendatang, kapasitas baru di industri semen akan menurun dibanding tahun 2013 – dan tambahan kapasitas di tahun 2014 akan didapat terutama dari Pabrik Holcim di Tuban yang akan memberikan tambahan 1.7 juta ton. Ini akan menjadi kontribusi penting untuk memenuhi permintaan semen yang terus meningkat. Pabrik baru kedua dengan kapasitas produksi yang sama, akan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2015.

Kinerja

Beban biaya bahan baku dan transportasi yang meningkat, berdampak pada menurunnya keuntungan, dengan laba kotor 0.7% lebih rendah menjadi Rp 2,271 milyar. Unit-unit produksi dan program penghematan energi yang dilakukan perusahaan, memainkan peranan penting dalam memastikan terkendalinya beban biaya produksi.

Aspek biaya terbesar terdapat pada biaya-biaya keuangan  terkait pabrik baru di Tuban yang akan mampu mempertahankan pertumbuhan jangka menengah dan posisi perusahaan di pasar saat ini. Nilai tukar Dolar Amerika dan Euro terkait pembiayaan perlengkapan untuk perluasan Pabrik Tuban, terimbas oleh nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika. Biaya suku bunga mengalami peningkatan karena pinjaman yang dilakukan dalam Rupiah untuk modal pokok unit produksi baru tersebut dan perluasan jaringan distribusi perusahaan diluar Pulau Jawa. Semua manfaatnya akan dapat dirasakan mulai tahun 2014 dan 2015.

Dengan mempertimbangkan itu semua, maka pendapatan bersih periode sembilan bulan pertama mencapai Rp 640 milyar, lebih rendah 31.8% dari tahun lalu, yaitu Rp 78 per lembar saham.  Pada bulan September 2013, perusahaan telah membayar dividen sementara kepada para pemegang saham sebesar Rp 37 per lembar saham, meningkat 16% dari pembayaran dividen sementara sebelumnya.Neraca keuangan berada pada posisi yang baik dimana total hutang terhadap modal, dibawah 50%, dengan pencapaian operating EBITDA sebesar Rp 1,785 milyar.

 

Tentang  PT Holcim Indonesia Tbk

 

PT Holcim Indonesia Tbk  (Holcim Indonesia) adalah sebuah perusahaan publik Indonesia dimana mayoritas sahamnya (86,35%) dimiliki dan dikelola oleh Holcim Group, yang berbasis di Swiss, produsen semen terbesar di dunia dengan total lebih dari 85,000 karyawan dan kapasitas produksi di lebih dari 70 negara mencapai lebih dari 170 juta ton semen.

 

Sebagai salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia, PT Holcim Indonesia Tbk menjalankan usaha yang terintegrasi terdiri dari semen, beton siap pakai, dan produksi agregat. Perusahaan mengoperasikan tiga pabrik semen masing-masing di Narogong, Jawa Barat,  di Cilacap, Jawa Tengah, Tuban 1 di Jawa Timur dan fasilitas penggilingan semen di Ciwandan, Banten dengan total kapasitas  gabungan per tahun 11 juta ton semen, dan mempekerjakan lebih dari 2,500 orang.

 

PT Holcim Indonesia Tbk saat ini mengoperasikan jaringan penyedia bahan bangunan terbesar di dalam negeri, yang mencakup distributor khusus, toko bangunan, ahli bangunan binaan Holcim dan gerai Solusi Rumah - di gerai ini pelanggan dapat memperoleh beragam rancang-bangun rumah, memilih bahan bangunan, berkonsultasi dengan pakar konstruksi dan mengajukan kredit pemilikan rumah. Semua kemudahan tersebut dapat diperoleh di satu tempat.


Informasi lengkap dapat diperoleh dari:

Rusli Setiawan Diah Sasanawati (Anna)
Relationship Management Director Corporate Communications Manager
PT Holcim Indonesia Tbk PT Holcim Indonesia Tbk
Mobile: 0811 860375 Telepon: +62 21 29861000 ext 8361
  Mobile: 0813 81818554
e-mail: rusli.setiawan@holcim.com e-mail: diah.sasanawati@holcim.com
website: www.holcim.co.id website: www.holcim.co.id