PT Holcim Indonesia Tbk umumkan hasil kinerja semester pertama dan pembagian dividen sementara

31.07.2013
 

CEO: Holcim yakin strateginya akan mampu menjawab tantangan pasar

Jakarta, 31 Juli 2013 - Holcim Indonesia hari ini mengumumkan hasil kinerjanya pada semester pertama (tidak diaudit). Tahun ini, Perusahaan akan kembali membayarkan dividen sementara yang lebih besar kepada para pemegang saham dibanding periode yang sama tahun lalu.  Presiden Direktur, Eamon Ginley mengatakan, pembayaran dividen ini mencerminkan kepercayaan diri perusahaan atas strateginya yang berfokus pada pelanggan, perluasan kapasitas produksi di Jawa Timur, dan optimisme pada prospek pertumbuhan pasar dalam jangka menengah.

Ikhtisar perbandingan: Kinerja Semester Pertama Tahun 2013 (tidak diaudit)

Rp milyar Enam bulan hingga 30 Juni 2013
(
tidak diaudit)
Enam bulan hingga 30 Juni 2012 (tidak diaudit)
Pendapatan 4.482 4.191
Laba kotor 1.570 1.375
Marjin laba kotor 35% 33%
EBITDA Operasional 1.075 1.079
Pendapatan dari operasional 783  795
Keuntungan bersih 467    505

 

Presiden Direktur, Eamon Ginley  menyampaikan, dividen sementara sebesar Rp 37 per lembar saham yang akan dibayarkan, 15 % lebih besar  dari nilai dividen sementara tahun lalu.

“Dengan  dividen ini, secara pasti Holcim terus memberikan keuntungan kepada para pemegang sahamnya, dan dengan terus menerapkan strategi yang berdasarkan pada peningkatan nilai tambah kepada pelanggan, serta memaksimalkan efisiensi   kapasitas,” kata Ginley.

 

Kinerja Perusahaan

Holcim Indonesia membukukan peningkatan pendapatan sebesar 7% menjadi Rp 4,48 triliun. Pencapaian ini diperoleh dari optimalisasi produk dan bauran distribusi untuk menjawab tantangan pasar yang bertambah pasokannya dari pertambahan kapasitas dan impor.

Keuntungan bersih semester pertama tercatat sebesar Rp 467 milyar atau  turun 7% dari tahun lalu. Peningkatan biaya distribusi, penjualan dan  administrasi serta biaya keuangan, memberikan dampak terhadap keuntungan jangka pendek. Meskipun demikian,  kinerja perusahaan untuk semester pertama ini mengalami peningkatan dalam marjin laba kotor dari 33% menjadi 35% sebagai hasil dari program efisiensi energi yang dijalankan Perusahaan. Perbaikan dalam proses kerja dan inisiatif penghematan energi, bersamaan dengan  pemakaian batubara kalori rendah, turut memberikan dampak yang positif.

Kondisi pasar dan proyeksi kedepan

Lebih lanjut Eamon Ginley mengatakan, “Saat ini  Holcim Indonesia bekerja ditengah kondisi pasokan pasar yang berlebih. Namun, kami perkirakan kondisi ini bersifat sementara ditengah pertumbuhan permintaan semen yang konsisten dalam jangka menengah dan jangka panjang, karena ekonomi Indonesia terus berkembang, dan investasi pemerintah dan sektor swasta di bidang infrastruktur dan perumahan yang dibutuhkan juga terus berlanjut”.

Eamon Ginley menyatakan bahwa kenaikan harga bahan bakar  yang dilakukan pemerintah pada Juni lalu, mendorong industri untuk menyesuaikan harga jual karena biaya transportasi yang meningkat.

Untuk menjawab tantangan pasar yang dinamis, Ginley mengatakan bahwa Holcim akan fokus dalam  strateginya yang memaksimalkan pendapatan melalui kualitas produk yang prima serta pelayanan pengiriman melalui saluran distribusi dan mitra kerjanya, dan juga efisiensi pada proses produksi dengan melakukan daur ulang dan penggunaan bahan bakar serta bahan baku alternatif.

Ginley menambahkan bahwa Holcim sebagai merk premium, hanya akan bersaing dalam memberikan nilai tambah yang merupakan keunggulan yang kompetitif untuk jangka panjang. “Sebagai merk semen premium, kami di Holcim Indonesia terus fokus dalam memberikan nilai tambah yang lebih bagi para pelanggan.  Kami terus berupaya untuk tetap menjadi pelopor industri dalam hal inovasi seperti waralaba Solusi Rumah, yang telah menaikkan jumlah pemilik rumah dan memberikan usaha baru bagi para ahli bangunan, pengecer, serta pengembang. Kami juga menghasilkan inovasi produk-produk khusus seperti LiteCrete , FloCrete dan Speedcrete,  yang membantu para pengembang untuk menghemat biaya dan untuk membangun gedung-gedung atau jalan dengan energi dan sumber daya yang lebih efisien,” tegas Ginley.   

“Pabrik baru Holcim  di Tuban, Jawa Timur, akan memberikan keuntungan pada perusahaan dengan biaya distribusi untuk pasar utama di Jawa Timur menjadi lebih efisien, dan akan menjamin kelancaran pasokan dan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan”, tambah Ginley lagi. Tuban1 akan memproduksi 1,7 juta ton semen per tahun dan akan mulai sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Penggilingan semennya akan mulai beroperasi pada pada bulan Agustus tahun ini.

Tentang  PT Holcim Indonesia Tbk

 

PT Holcim Indonesia Tbk  (Holcim Indonesia) adalah sebuah perusahaan publik Indonesia dimana mayoritas sahamnya (86,35%) dimiliki dan dikelola oleh Holcim Group, yang berbasis di Swiss, produsen semen terbesar di dunia dengan total lebih dari 85,000 karyawan dan kapasitas produksi di lebih dari 70 negara mencapai lebih dari 170 juta ton semen.

 

Sebagai salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia, PT Holcim Indonesia Tbk menjalankan usaha yang terintegrasi terdiri dari semen, beton siap pakai, dan produksi agregat. Perusahaan mengoperasikan tiga pabrik semen masing-masing di Narogong, Jawa Barat,  di Cilacap, Jawa Tengah, Tuban 1 di Jawa Timur dan fasilitas penggilingan semen di Ciwandan, Banten dengan total kapasitas  gabungan per tahun 11 juta ton semen, dan mempekerjakan lebih dari 2,500 orang.

 

PT Holcim Indonesia Tbk saat ini mengoperasikan jaringan penyedia bahan bangunan terbesar di dalam negeri, yang mencakup distributor khusus, toko bangunan, ahli bangunan binaan Holcim dan gerai Solusi Rumah - di gerai ini pelanggan dapat memperoleh beragam rancang-bangun rumah, memilih bahan bangunan, berkonsultasi dengan pakar konstruksi dan mengajukan kredit pemilikan rumah. Semua kemudahan tersebut dapat diperoleh di satu tempat.


Informasi lengkap dapat diperoleh dari:

Rusli Setiawan Diah Sasanawati (Anna)
Relationship Management Director Corporate Communications Manager
PT Holcim Indonesia Tbk PT Holcim Indonesia Tbk
Mobile: 0811 860375 Telepon: +62 21 29861000 ext 8361
  Mobile: 0813 81818554
e-mail: rusli.setiawan@holcim.com e-mail: diah.sasanawati@holcim.com
website: www.holcim.co.id website: www.holcim.co.id